menurut anda blog ini bagaimana?

Jumat, 19 Oktober 2012

. EMILE DURKHEIM



B. EMILE DURKHEIM

Lahir di Epinal di propinsi Lorraine di Perancis Timur pada 15 April 1858. Collective Consiusness merupakan dasar dari setiap teori-teori Emile Durkeim. Durkheim wafat tanggal 15 November 1917. The Diivision of Labor in Society (1893); The Rules of Sociological Method (1895); Suicede (1897); The Elementari Form of Religious Life (1912)

Teori yang dikemikakan oleh Emile Durkheim:

1. Fakta Sosial (The Rule Of Sociological Method)

Yaitu seluruh cara bertindak yang umum dipakai suatu masyarakat dan pada saat yang sama keberadaannya terlepas dari manifestasi-manifestasi individu.

2. Teori Bunuh Diri (Suicide)

Durkheim memusatkan perhatiannya kepada 3 macam kesatuan sosial yang pokok di dalam masyarakat, yaitu:

    Bunuh diri di dalam kesatuan agama: rasa ingin menjadi pahlawan.
    Bunuh diri di dalam kesatuan keluarga: rasa kolektivitas besar.
    Bunuh diri dalam kesatuan politik.

Jenis bunuh diri:

a.       Bunuh diri egoistis (egoistic suicide)

Yaitu bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang yang tidak dapat menolak role expectation (peranan yang diharapkan dari dirinya oleh masyarakat).

b.      Bunuh diri altruistik (altruistic suicide)

Yaitu seseorang melakukan bunuh diri karena merasa dirinya menjadi beban masyarakat, dan merasa kepentingan masyarakat lebih tinggi dibandingkan kepentingannya.

c.       Bunuh diri anomik (anomic suicide)

Yaitu bunuh diri yang dilakukan akibat tidak adanya aturan yang mengatur pola sikapnya.

d.      Bunuh diri fatalistik (fatalistic suicide)

Bunuh diri yang disebabkan oleh keadaan putus asa ataupun pasrah pada keadaan disekitarnya. Jika integrasi lemah, bunuh diri naik. Namun, jika integrasi kuat, bunuh diri rendah.



3. Teori Solidaritas (The Division of Labour in Society)

a.       Solidaritas mekanis (tidak terspesialisasi), ada pada masyarakat tradisional.

b.      Solidaritas organis (mulai terspesialisasi), ada pada masyarakat modern.

Konsekuensi dari mekanis ke organis yaitu individualisme mulai muncul.



4. Teori Tentang Agama (The Elementary Froms of Religious Life)

Asal mula agama adalah dari masyarakat itu sendiri. Setiap masyarakat selalu membedakan mengenai hal-hal yang dianggap duniawiyah. Terhadap hal-hal yang dianggap suci manusia selalu membeda-bedakan dengan yang tidak dianggap suci.

Agama merupakan perwujudan dari Collective Consciousness sekalipun selalu ada perwujudan-perwujudan yang lain. Dua hal pokok dalam agama menurut beliau yakni apa yang disebut kepercayaan dan apa yang disebut ritus atau upacara-upacara. Kepercayaan adalah merupakan bentuk dari pikiran dan upacara-upacara atau ritus merupakan tindakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar